Recent Posts

Monday, July 28, 2014

lalu?

angin yang berjalan terjelaskan, pengumbar kataMu menipu, kau yang baik melihat terdiam karena ketika kau melantangkan suaramu, pasti kecaman yang diterima. awal mengira semua telah baik-baik saja, ruh mu berlaga memikul seperti asa, ia terlena karena saudara tidak terkabarkan. ruh mu tidak takut pada otakmu yang berusah tidak berlogika, karena yang tidak sampai dengan logikamu itu yang kebenaran mutlaknya tertulis dalam kitabmu oleh perkataanNya. bila semuanya itu satu, boleh asumsimu bahwa pencipta ruh mu bukan maniak iseng, bingung. kau pun tau seluruh ragamu menapiskan satu. karena pendiktean, pemaksaan, pemberontakan satu sel pada sel lainnya malah terjadi, otakmu takkan mampu, karena yang kau pikirkan benar selalu dipermasalahkan oleh satu: sumbermu tidak pernah ada kejelasannya.

0 comments:

Post a Comment