Recent Posts

Tuesday, June 25, 2013

"You cut my wings at that time, and now you want me to fly"

what d'you expect me to say? I'm no longer that little girl bitching about how school's lifes were so hard for her. I've grown up. eventho I love being a child, doesn't mean I will not being an adult someday, right? I'm on my way, guide me. please.

Saturday, June 22, 2013

I love being judged, then laugh. Because their judgement doesn’t even matter.

"ahahahaha" ade tertawa. "kemarin ngedengernya depresi kan?" sindir akem. "ahelah gapenting juga" bantah ade, seperti biasa. kemudian satu hari berlalu tanpa ada yang marah dan kecewa. karena ade merasa 'I don't gave a shit', sudah yang terbaik. dan dia benar.

I don't even know what I'm expecting.

saya menyatakan yang obvious. Kamu tahu, saya duduk, menulis tulisan ini dengan banyak pikiran di kepala saya. bukan, bukan tentang kenapa saya memilih menjadi orang baik. bukan, bukan tentang rasa bersalah dan dosa yang membintang. bukan, bukan tentang rindu keluarga yang melara. tidak ingin saya katakan "entahlah", tapi "entahlah"lah yang ada di kepala saya. entahlah, siapa yang bisa mengerti? zat tuhan kan bukan "siapa", beda. entahlah, apa yang bisa ditanyakan? ini. saya bertanya. bahagia itu menjadi orang luar biasa kebanyakan, monoton, pasti. bukan saya. bahagia itu tidur dipelukan ibu sambil di dendangkan nina bobo oleh ayah, dilingkari kakak, abang, dan adik-adik. mungkin nanti, ketika koma datang hampir menjemput, hampir. dikarenakan ketidaksiapan, mana mereka mau, mana bisa saya mau. Zat yang belum bisa saya mengerti, saya terus berkata saya tahu dan percaya, saya tidak pernah berusaha. maaf. bahkan untuk maafpun mulut tidak berani mengutara. Zat yang mustahil mempunyai limit, saya tetap berpikir salah dan tertawa, saya tidak berani berusaha. maaf. bahkan untuk maafpun hati melambai ke arah kamera. sekitaran raga berkata jiwa saya luarbiasa, Kamu menertawakan dengan bijaksana. sekeliling tempat pulang berbicara dengan berbisik dan terpaksa, sebagaimana saya menarik sudut bibir saya untuk bahagianya tempat pulang. kepantasan menulis ini pun terus saya pertanyakan, saya tahu, kemudian menutup mata. masih bisakah saya mencium jannah-Mu? bukakan Bāb al-Kāẓimīn al-Ghayẓ wa-al-‘Āfīn ‘an al-Nās, saya.. tidak berani bahkan untuk mengucap minta..

Thursday, June 13, 2013

me -- arrogant bastards.

I almost cried. what a story. *banting kepala ke lantai*

umpanya.

dear, umpama. I am that average girl sit next to you on the plane, we talked, we laugh, we shared the earphone. I am that silly-face-maker girl sit next to you at the airport, we waited for the next plane for about 3 hours, we talked, we laughed, we watched some animes on my laptop. you're that weird-ass name boy who got A plus for your sense of humour. you are that whiny-lil-boy who always complain about anything. "when will the plane come?" "i want to go home" "I'm hungry". I'm pretty annoyed with that. best regards, realita.

Thursday, May 23, 2013

gua gatau, bego!

nah, loh. tau aja udah gitu. gapapa, siapa sangka kan. engga kok, manabisa. iya biasanya dilarikan kemana-mana. sampai jera. ya? ingat system32, coba hapus, biar internetnya lancar hahah. sini, goshujin-sama.

Tuesday, April 23, 2013

talk to me, now.

i love how the words coming, how it sound, how it break all the rules and make things seems much... happier? *laugh silently* dude, talk to me more. *die nosebleeding-ly*

Sunday, April 14, 2013

blend in brendan.

My name is Brendan, I blend in, To every wall, to everything. My skin will change its shapes and hue, To fit the stuff I’m stood next to. And the things I’m stood behind, Or in front of! Or combined! At home, at school or Grandma’s house, I’m part of chairs or Grandma’s blouse. I’m part of tables, part of ceilings Part of paint on doors unpeeling! To you I’m sure it sounds like bliss, To have a talent such as this, But let me ask you while you’re here, Why you’d want to disappear? It’s not what it’s cracked up to be, I tell you, since my infancy, That all it brings is harsh despair, When no one sees you standing there. -Written by Chester Travis

Thursday, January 24, 2013

yes, i overthink.

game over, ketika sadar bahwa telah bohong kepada diri sendiri, dan lain-lain. sekarang? "ya." jawab logika ketika ditanyakan imajinasi. mana yang benar? raga yang menuntut secuil bahagia dunia, atau jiwa yang memaksa surga? what if i told you, ketika lewat dua detik itu dianggap history. bukan boleh dilupakan, wajib dikenang demi masa depan. naif memang. terus kenapa? toh ketika anda 17 tahun seperti saya, kegilaannya mungkin malah beyond my wildest dream. the truth is, saya takut didekati. bukan karena merasa lebih atau apa, memang sudah nature thing saya yang gabisa terlalu dekat ke siapapun. dan kawanan jiwa, raga, imajinasi dan rasional. pendiam, bukan kalem. banyak bicara, bukan jujur. duh.

so.. i've been kinda wondering.

sudah meninggalkan kampung halaman selama setengah tahun. jauh dari orang tua? ga masalah, toh emang dari SMA juga udah tinggal jauh -_- kangen rumah? kangen teman? yah.. bisa dibilang, sedikit. hahaha what i've been doing this past half year? kampus, gambar. pulang asrama, gambar. tidur, internetan. main, belanja. thats'it? i guess so.. *sigh*