coba deh perhatiin.
semua yg ada di dunia ini relatif kan ya?
apa yg kita lihat benar, belum tentu benar di mata orang lain.
adil bagi kita, gatentu adil bagi mereka.
toh semua manusia diberi hak memilih.
memilih untuk menjadi benar atau sebaliknya.
ada kan hak asasi semacamnya.
nah pertanyaannya :
yang benar-benar "benar" itu sebenarnya benar-benar ada atau tidak?
kan yang benar itu belum tentu benar?
terus yang membenarkan yang benar-benar salah juga benar kan?
toh menurut dia itu benar.
benar-benar "benar" yang dimaksudkan juga kan belum tentu benar?
kan yang benar-benar "benar" itu relatif.
terus yang buat hak asasi, hukum dan semacamnya sudah merasa paling benar?
kok bisa membenar-benar kan yang gak pasti kebenarannya?
kalau kebenaran yang benar-benar "benar" itu relatif, kenapa mesti ada pembenaran? kenapa mesti ada yang membenar-benar kan? mana hak asasi yang digempor-gemporkan buat merasa benar?
*sigh*
re-la-tif sih ya.
toh apa yg saya tulis juga belum tentu benar?
Recent Posts